SUGIHAN BALI: PENYUCIAN MIKROKOSMOS
SUGIHAN BALI : PENYUCIAN MIKROKOSMOS Oleh I Made Dwi Susila Adnyana, M.Pd Secara etimologi, sugihan bali berasal dari kata sugihan yang akar katanya adalah sugi , dan kata bali yang akar katanya adalah wali . Dalam Kamus Bahasa Bali, kata sugi diartikan sebagai bersih ‘ clean ’ (Sutjaja, 2006:901) sedangkan kata wali berarti kembali ‘ return ’ (Sutjaja, 2006:1049). Sugihan bali adalah upacara pembersihan kembali [1] yang merupakan rangkaian daripada hari suci Galungan dan Kuningan . Sugihan bali jatuh pada Śukra Kliwon Sungsang , dimana pada hari ini merupakan hari yang paling baik untuk melakukan penyucian diri. Manusia sebagai mikrokosmos ( bhuana alit ) agar mampu menjalin keharmonisan dengan Tuhan sebagai makrokosmos ( bhuana agung ) perlu melaksanakan pembersihan. Akan tetapi pembersihan yang dimaksud bukanlah pembersihan jasmani seperti halnya mandi dan keramas. Melainkan pembersihan yang lebih bersifat rohani. Cara yang dapat dilakukan untuk m...